ICT DI BIDANG PERTANIAN

Dalam usaha Agribisnis, Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) memiliki peranan penting. Perusahaan dapat menggunakan media ICT untuk menghemat biaya mereka ketika mereka melakukan riset pasar, mengatur proses ekspor, dan mengelola pembayaran pelanggan dan mitra.

Dalam usaha tani, ICT berguna untuk :

1. Berbagi informasi

• E-mail komunikasi

• Elektronik Bisnis Kartu

• Menjual sendiri, komoditas, produk dan manajemen

• Memberikan informasi dan data ke semua tingkatan rantai makanan

2. Pendidikan jarak jauh

3. Jual / Beli Produk dan Layanan

4. Pemasaran Komoditas

5. Data dan Pembuatan Keputusan

Dengan ICT, usaha tani dapat dilakukan dengan cara E-bisnis. E-bisnis adalah melakukan bisnis di internet, termasuk juga pertukaran informasi yang tidak langsung yang sebenarnya untuk membeli dan menjual barang. Selain itu, usaha menggunakan mekanisme elektronik juga dapat digunakan untuk menyebarkan informasi dan memberikan dukungan pelanggan.

Persiapan untuk pelaksanaan e-agribisnis di Indonesia

kesiapan
Jika suatu negara sudah siap dalam hal jumlah penduduknya dari budaya dan keterampilan, maka kemungkinan untuk menerapkan ICT berhasil untuk perdagangan. Peran pemerintah untuk menyusun kesiapan:

• Standardizing

• [de] Regulasi, pedoman

• Bangun infrastruktur dan Pemeliharaan

• Insentif

• Inisiatif

strategi perdagangan

Pemerintah harus menerapkan kerangka hukum dan peraturan yang mempromosikan elektronik perdagangan. Untuk pindah ke elektronik kompetensi, eksportir harus pelatihan dan informasi tentang e-keterampilan bisnis dan masalah-masalah seperti kepercayaan dan keamanan.

1. E-Commerce

Penduduk di Indonesia sudah tidak asing lagi dengan internet, ini sudah dapat mempermudah jaringan perdagangan dengan menggunakan internet. Sekarang banyak penduduk Indinesia yang sudah melakukan transaksi jual beli dalam dunia maya. Maka usaha agribisnis pun dapat dikembangkan dalam dunia maya.
2. Sistem Informasi e-agribisnis

Saat ini, informasi tidak hanya penting tetapi sudah menjadi kebutuhan kita. Dunia terhubung satu sama lain oleh informasi. Tanpa informasi yang Anda nol. Sehingga, mengapa masalah kebanyakan orang tidak karena mereka tidak cukup pintar, tetapi karena mereka benar-benar tidak tahu atau tidak ada keinginan untuk tahu lebih banyak. Hal ini juga terjadi di sektor pertanian di Indonesia. Pertanian sebagai dasar negara Indonesia umumnya sudah tidak memperhatikan informasi tentang kemajuan. Kami masih menghadapi kenyataan bahwa petani tidak cukup baik mengetahui informasi tentang budaya, pestisida, masalah sektor pertanian dan juga harga yang sedang berlaku sekarang.

koleksi artikel : http://dhany.web.id/umum/koleksi-artikel-dhany-esperanza.html.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: